Posted on

I Feel Pretty (2018)

Diusianya yang masih muda, Amy sosok wanita yang sudah menikah dengan mengadakan acara yang sempurna bahkan dirinya telah memiliki rumah mewah, karir yang baik serta memiliki anak-anak yang berprestasi. Tentu hal ini menjadi kebahagian tersendiri bagi dirinya. Namun lagi-lagi, kesemua yang ia miliki belum membuatnya hidup bahagia. Karena apa? Karena Amy memiliki masalah pada dirinya yang tidak kunjung selesai. Film bergenre komedi inipun tidak hanya menampilkan karakter yang lucu saja, melainkan I Feel Pretty memberikan kisah yang dapat menginspirasi banyak orang terutama bagi kaum wanita.

Renee Barret (Amy Schumer) harus terus berjuang atas kekurangan dari fisiknya. Ia berjuang atas rasa ketidaknyamanan dan kekurangannya dalam kesehariannya. Ia bangun dari rasa tidak percaya dirinya dan berusaha meyakini bahwa ia adalah wanita terkuat dan paling cantik di dunia. Dengan hadirnya rasa nyaman pada dirinya, Renee berusaha untuk menjalani hidup dengan sempurna tanpa rasa takut. Karena keyakinan yang kuat Renee tiba-tiba mendapatkan sebuah penghargaan di perusahaan kosmetik tempat dia bekerja. Penghargaan tersebut dia dapatkan dari sang idola sekaligus bosnya, Avery LeClaire (Williams).

Namun, dibalik itu semua Amy harus bersusah payah dan bekerja keras untuk menyeimbangkan semuanya. Belum lagi harus olahraga demi mempertahankan bentuk tubuhnya yang indah. Sementara itu, sang suami tidak memperdulikan usahanya, melainkan selingkuh dengan perempuan lain. Akhirnya, Amy merasa kesabarannya habis dan lelah menjadi ibu yang sempurna. Tanpa berpikir panjang, Amy langsung keluar dari rutinitas biasanya dan mencoba menjadi bad moms, yaitu pergi kemanapun dan melakukan apapun yang diinginkan bersama teman-temannya yang memiliki nasib yang serupa.

Menjadi sosok yang sempurna tentulah tidak ada satu orang pun yang bisa mencapainya. Sekalinya sudah bekerja keras pasti ada masalah atau kekurangan yang akan dihadapi. Sama halnya dengan bila seseorang memiliki keinginan untuk mengikuti standar kesempurnaan orang lain, justru akan menyulitkan diri sendiri yang tentu tidak bisa menikmati hidup. Walau tidak memiliki tubuh langsing seperti wanita pada umumnya, tapi Ranee bangkit, menumbuhkan percaya diri dan berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia adalah wanita yang tak hanya cantik di dunia, tapi juga wanita yang kuat. Dengan begitu, Ranee merasa dirinya sangat nyaman menjalankan kehidupannya dengan sempurna tanpa adanya rasa takut dari berbagai hal.

Makna yang dapat anda mabil dalam film ini, ialah “Janganlah merasa terganggu dengan kekurangan yang kita miliki. Ada baiknya jika menyadari bahwa masih ada kelebihan yang dapat kita tunjukan sehingga kekurangan yang kita miliki dapat tertutupi. Dengan menonton film ini, pastinya anda akan termotivasi untuk terus percaya diri menata hidup kedepannya untuk masa depan yang cerah. Nah, walau banyak adegan-adegan yang tidak begitu penting, namun dapat kita lihat bagaimana baiknya para pemain film ini memerankan karakter-karakter kocak dalam cerita film ini.

Para pemain mengerahkan kemampuannya dengan sangat apik sehingga kita bisa lebih mudah memahami maksud dari film ini. Film I Feel Pretty diarahkan oleh sutradara Marc Silverstein dan Abby Kohn yang juga ikut andil sebagai penulis naskah cerita film ini. Film ini saya rekomendasikan buat anda yang merasa kurang pede dengan penampilan anda sendiri. Entah itu karena kondisi fisik ataupun karakter anda yang berbeda dengan orang disekitar anda. Dengan film ini, anda dapat belajar bahwa kecantikan sejati itu datangnya dari hari dan bukan hanya penampilan semata.

Tagline: Change everything Without changing anything.
Cast:
Director:
Country:
Release:
Language: English
Budget: $ 32.000.000,00
Revenue: $ 51.748.264,00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *